oleh :

Image by FlamingText.com
Image by FlamingText.com

Minggu, 06 Desember 2009

PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT) BAHASA INGGRIS GURU SEKOLAH DASAR SISTEM JARAK JAUH

Diskripsi Singkat

Pengertian

Diklat Bahasa Inggris guru sekolah dasar sistem jarak jauh adalah suatu diklat bahasa Inggris yang diikuti oleh guru SD di lakukan secara jarak jauh dengan memanfaatkan berbagai media komunikasi. Bahan ajar dalam diklat ini dikembangkan dan dikemas dalam bentuk modul dilengkapi dengan media audio dan video yang dapat digunakan peserta untuk belajar mandiri.
Diklat bahasa Inggris ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di SD, dilaksanakan dengan sistem berjenjang, yaitu jenjang dasar dan jenjang lanjut. Masing-masing jenjang berlangsung selama enam bulan.


Latar Belakang

Beberapa pertimbangan yang menjadi landasan diselenggarakannya diklat bahasa Inggris sistem jarak jauh, antara lain:
Tekad pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan di SD melalui peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Inggris
Pembelajaran dan pemerolehan bahasa asing akan lebih baik apabila dilakukan secara dini, pengajaran bahasa Inggris seyogyanya sudah dilakukan sejak tingkat SD.
Adanya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan Bahasa Inggris, terutama di daerah tujuan wisata dan daerah yang memiliki industri penanaman modal asing.
Pengajaran bahasa Inggris di SD merupakan suatu kebutuhan yang tidak bias dielakkan dan perlu diikuti dengan penyiapan tenaga guru yang berkompeten melalui serangkaian diklat
Keberhasilan pembelajaran bahasa Inggris di SD akan terealisasi apabila dilakukan oleh guru yang berkompeten di dukung dengan metode pembelajaran yang komunikatif dan tersedianya bahan ajar yang cukup serta berkualitas
Mengingat keanekaragaman kondisi dan karakteristik guru SD, maka prlu diklat yang dapat diikuti oleh guru SD yang memerlukan, tanpa harus meninggalkan tugas mengajar dan biaya relatif murah
Banyak guru SD yang sudah mengajar bahasa Inggris, padahal belum pernah dilatih atau mengikuti diklat bahasa Inggris


Visi/Misi
Meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan guru SD dalam melaksanakan pembelajaran bahasa Inggris

Tujuan
Mampu menguasai empat keterampilan berbahasa Inggris(menyimak,berbicara,membaca dan menulis)
Menyusun perangkat pembelajaran sesuai dengan GBPP/silabi
Memilih dan memanfaatkan sumber belajar yang tepat dalam kegiatan pembelajaran
Mengembangkan media pembelajaran sederhana sesuai kebutuhan
Memilih dan melaksanakan strategi pembelajaran
Mengelola pembelajaran sehingga tercipta iklim belajar yang menyenangkan
Melaksanakan evaluasi
Memberikan layanan bimbingan belajar

Sasaran
Guru Sekolah Dasar yang ditugasi mengajar bahasa Inggris di 20 propinsi, jumlah peserta
Jenjang dasar 400 orang
Jenjang lanjut 175 orang
Jenjang menengah 157 orang


Model dan Sistem

Kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan strategi sebagai berikut:
Belajar mandiri
Belajar mandiri adalah proses belajar yang terjadi atas prakarsa sendiri. Belajar mandiri dapat dilakukan secara individual dan kelompok
Tutorial tatap muka
Untuk memecahkan kesulitan dalam belajar sendiri dan kelompok peserta diberikan tutorial tatap muka secara terorganisir, terprogram dan terjadwal yang dikoordinasikan oleh LPMP. Frekuensi tutorial 6 kali pertemuan dalam satu jenjang. Tiap pertemuan berlangsung minimal 4 jam pelajaran (4x50 menit)
Praktek mengajar
Untuk meningkatkan kemampuan mengajar bahasa Inggris, peserta diharuskan mengikuti praktek mengajar, baik simulasi maupun praktek lapangan.

Unsur-unsur

Persyaratan menjadi peserta
Guru SD yang sudah atau akan mengajar bahasa Inggris di SD, ditugasi oleh kepala sekolah dan lulus seleksi
Penyelenggaranya
Diklat ini merupakan program kerjasama antara Pustekkom, P4TK Bahasa, LPMP dan instansi terkait lainnya. Tim pengembang yaitu P4TK Bahasa , Pustekkom dan difasilitasi oleh Ditendik Ditjen Didasmen. Tim pengelola di propinsi terdiri dari unsur dinas pendidikan propinsi, (Balai Tekkom ) dan LPMP. Tim pengelola kabupaten/kota adalah dinas pendidikan kabupaten/kota
Bahan Ajar
Bahan ajar utama berupa modul yang dilengkapi program audio dan video yang dikembangkan secara terintegrasi
Sarana Prasarana
- Tersedianya ruang kelas untuk tutorial
- Radio kaset atau tape recorder
- Video player atau DVD player
- Pesawat televisi
- Komputer yang terkoneksi dengan internet

Kurikulum
Pengembangan kurikulum dilakukan oleh P4TK Bahasa dan Pustekkom berdasarkan kurikulum yang berlaku dengan menekankan pada penguasaan empat keterampilan berbahasa Inggris menyimak, berbicara, membaca dan menulis, pemahaman metodologi dan implementasi pembelajaran bahasa Inggris, berorientasi praktis mengacu pada karakteristik pendidikan SD serta bernuansa pendidikan usia dini

Evaluasi
Evaluasi hasil belajar peserta dilakukan melalui tes akhir modul, tugas mandiri, praktek mengajar dan evaluasi akhir program. Nilai kelulusan diperoleh dari hasil kumulatif dari rata-rata nilai tes akhir modul, nilai rata-rata tugas mandiri, nilai praktek dan nilai hasil evaluasi akhir program. Peserta dinyatakan lulus apabila mencapai nilai akhir minimal 60 dalam rentang nilai 0-100.

Setiap akhir jenjang diklat dilakukan evaluasi hasil belajar untuk menentukan keberhasilan peserta. Waktu pelaksanaan evaluasi akhir program sesuai dengan kalender akademik. Evaluasi akhir program dilaksanakan secara serentak di tempat yang ditentukan oleh tim pengelola kabupaten/kota. Pesrta yang berhak mengikuti evaluasi hasil belajar adalah peserta yang terdaftar di pengelola kab/kota dan aktif mengikuti semua kegiatan pembelajaran sekurang-kurangnya mengikuti 80 % kegiatan tutorial, penguasaan materi setiap modul sekurang-kurangnya 65% dan telah menyelesaikan tugas dan mengikuti praktek.


Pengendalian mutu dan sertifikasi
Pengendalian mutu dilakukan melalui pemantauan dan pembinaan. Selain itu juga dilakukan pengendalian mutu dengan mengacu pada standar kompetensi guru SD yang berlaku. Pengendalian mutu oleh Tim pengembang dan Tim pengelola. Peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh sertifikat atau STTPL dan berhak mengikuti diklat jenjang yang lebih tinggi. STTPL dikeluarkan dan ditandatangani oleh kepala LPMP

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar